Langsung ke konten utama
Ibadah6 menit baca

Lailatul Qadar 2027: Malam Ganjil dan Amalan yang Dianjurkan

Oleh Adi Nugroho·7 November 2026

Lailatul Qadar adalah malam yang lebih baik dari seribu bulan. Artikel ini membahas dalilnya, perkiraan tanggal malam ganjil Ramadhan 2027, dan amalan yang dianjurkan.

Keutamaan Lailatul Qadar

Allah SWT berfirman dalam surah Al-Qadr ayat 3: "Lailatul Qadar itu lebih baik daripada seribu bulan." Pada malam itu Al-Qur'an mulai diturunkan, dan para malaikat turun dengan membawa kedamaian hingga terbit fajar.

Rasulullah SAW bersabda: "Barangsiapa menegakkan Lailatul Qadar karena iman dan mengharap pahala, diampuni dosanya yang telah lalu." (HR. Bukhari dan Muslim)

Kapan Terjadinya?

Tidak ada dalil yang menetapkan tanggal pastinya. Rasulullah SAW menganjurkan: "Carilah Lailatul Qadar pada malam-malam ganjil di sepuluh malam terakhir Ramadhan." (HR. Bukhari) Para ulama berbeda pendapat tentang malam yang paling mungkin, dan sebagian menyebut malam ke-27. Karena itu, yang dianjurkan adalah menghidupkan seluruh sepuluh malam terakhir, terutama malam-malam ganjil.

Perkiraan Malam Ganjil Ramadhan 1448 H

Dalam hitungan Hijriah, malam dimulai sejak Maghrib dan menjadi malam menjelang hari berikutnya. Berdasarkan perkiraan 1 Ramadhan pada 8 Februari 2027, malam-malam ganjil sepuluh malam terakhir diperkirakan jatuh pada:

  • Malam ke-21: Sabtu malam, 27 Februari 2027
  • Malam ke-23: Senin malam, 1 Maret 2027
  • Malam ke-25: Rabu malam, 3 Maret 2027
  • Malam ke-27: Jumat malam, 5 Maret 2027
  • Malam ke-29: Minggu malam, 7 Maret 2027

Tanggal-tanggal ini ikut bergeser satu hari bila awal Ramadhan ditetapkan berbeda. Tabel lengkap ada di Jadwal Puasa Ramadhan 2027 Hari per Hari.

Doa yang Dianjurkan

Aisyah radhiyallahu 'anha bertanya kepada Rasulullah SAW tentang apa yang sebaiknya dibaca bila bertemu Lailatul Qadar. Beliau menjawab dengan doa berikut (HR. At-Tirmidzi dan Ibnu Majah).

اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي

Allāhumma innaka 'afuwwun tuhibbul 'afwa fa'fu 'annī.

Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf dan menyukai pemaafan, maka maafkanlah aku."

Amalan yang Bisa Dilakukan

  • Salat malam (tarawih, witir, dan tahajud).
  • Membaca dan merenungi Al-Qur'an.
  • Berzikir, berdoa, dan memperbanyak istighfar.
  • Bersedekah.
  • Itikaf di masjid, sebagaimana kebiasaan Rasulullah SAW pada sepuluh malam terakhir.

Apakah Ada Tanda-Tandanya?

Ada riwayat yang menyebut bahwa pagi setelah Lailatul Qadar matahari terbit tanpa sinar yang menyengat (HR. Muslim). Namun, tanda-tanda itu tidak dapat dijadikan kepastian, dan pengalaman setiap orang berbeda. Yang lebih penting adalah kesungguhan beribadah di seluruh malam-malam terakhir.

Catatan: artikel ini bersifat informasi umum. Rujuklah ulama atau lembaga yang Anda ikuti untuk persoalan fikih yang spesifik.

Tag:lailatul qadarmalam ganjilramadhan 2027sepuluh malam terakhir